Ekonom UGM: RUU Cipta Kerja Mampu Atasi Ruwetnya Tumpang Tidih Regulasi

Ciptakerja.com – Pembahasan Rancangan Undang-Undangan (RUU) Cipta Kerja yang sedang berlangsung antara pemerintah DPR diharapkan berbagai kalangan nantinya RUU Cipta Kerja bisa sesuai dengan tujuan awalnya yaitu bisa membenahi ruwetnya tumpeng-tindih regulasi dan kebijakan yang berdampak pada buruknya iklim investasi di Indonesia.

“Overlapping UU atau PP yang sebelumnya ada itu membuat iklim investasi kita memburuk, itu yang harus kita perbaiki,” kata ekonom Universitas Gajah Mada (UGM) Mudrajad Kuncoro, Minggu (21/6/2020).

Mudrajad  berpendapat ada dua faktor yang menjadi pemicu buruknya iklim investasi di Tanah Air. Pertama, terkait labor market efficiency. Kedua, terkait belum siapnya teknologi di Indonesia. Dua permasalahan ini yang membuat Indonesia berada diurutan yang cukup rendah dibanding dengan negara-negara lain.

Sehingga jika iklim investasinya buruk maka akan berdampak pada minimnya terbuka lapangan kerja baru. Jika lapangan kerja baru minim maka angkatan kerja baru atau pengangguran jumlahnya akan semakin bertambah.

Mengutip data World Economic Forum, Mudrajad mengatakan Indonesia berada di urutan 95 dari 137 negara soal labor market efficiency. Sementara dari sisi kesiapan teknologi oleh badan penelitian dan pengembangan, serta universitas, Indonesia berada di posisi 80 dari 137 negara.

“UU Cipta Kerja sebenarnya mau memperbaiki kondisi ini,” ucap Mudrajad

Mudrajad mengatakan, saat ini iklim investasi di Indonesia dalam kondisi buruk. Ditinjau dari indeks daya saing global menurut World Economic Forum tahun 2019, Indonesia berada di peringkat 50. Peringkat tersebut terus terpuruk sejak 2014, yang pada saat itu Indonesia berada di rangking 38.

“Pernah membaik di 2015. Indeks daya saing global kita berada di peringkat 34. Namun, setelah itu, up and down, bahkan di 2019 kita terpuruk di peringkat 50. Padahal, dari faktor makro kita membaik, kesehatan membaik,” terang Mudrajad.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *