RUU Ciptaker Solusi Persoalan Nasional Akibat Covid-19

Ciptakerja.com – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Rieke Diah Pitaloka meyakini Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) dapat menjadi solusi persoalan nasional yang lahir akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut Rieke sampaikan dalam webinar Omnibus Law bertemakan “RUU Cipta Kerja Klaster Perizinan dan Investasi Daerah” yang berlangsung secara daring (17/06/ 2020).

“RUU Cipta Kerja (RUU Ciptaker) itu kiranya bisa menjadi solusi akibat persoalan nasional yang lahir akibat COVID-19,” kata Rieke.

Lebih lanjut, keberadaan kepala daerah menurutnya menjadi penting dalam penyusunan RUU Ciptaker ini. Sebab, program pemerintah tidak akan pernah bisa berjalan tanpa dukungan kepala daerah.

“Program pemerintah tidak akan pernah bisa berjalan jika tidak melibatkan secara aktif, secara transparan, pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk dalam penyusunan RUU Ciptaker,” ucap Rieke.

Ia menegaskan, DPR masih membuka ruang diskusi yang lebar dalam pembahasan draf awal RUU Ciptaker yang diinisiasi oleh Pemerintah itu.

“Yang namanya draf awal, baik itu yang disusun oleh DPR maupun Pemerintah sebagai inisiator, bukan berarti barang yang begitu saja diputuskan disetujui. Masih ada ruang pembahasan,” kata Rieke.

Ia menegaskan bahwa dalam hal ini Baleg DPR sudah melakukan rapat dengar pendapat bersama berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait dengan klaster-klaster yang ada dalam RUU Ciptaker, termasuk Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) untuk menguatkan draf awal yang disusun oleh pemerintah.

“Yang tidak baik dari draf itu tentu ditinggalkan. Akan tetapi, yang baik diperkuat dengan masukan dari himpunan pengusaha pribumi Indonesia terkait dengan klaster usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” kata Rieke.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Azwar Anas berharap RUU Ciptaker yang saat ini sedang dibahas Pemerintah bersama Baleg DPR RI, bisa menjadi solusi persoalan yang dialami secara nasional khususnya oleh pemerintah daerah di Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Azwar menerangkan jika berdasarkan laporan dari sejumlah pemerintah daerah, sebagian daerah mengalami kesulitan yang luar biasa akibat pandemi covid-19.

“Ada beberapa daerah, melapor kepada saya, sudah tidak bisa membayar listrik pada bulan Agustus. Banyak daerah juga mengalami defisit yang cukup berat,” katanya.

Ia pun berharap situasi ke depan tidak lagi memburuk karena RUU Ciptaker menurutnya dapat menjadi solusi persoalan nasional ini akibat pandemi covid-19 dengan memberikan harapan baru bagi daerah-daerah di Indonesia.

“Ada komitmen bagi negara dan masyarakat Indonesia semua untuk memberikan ‘karpet merah’ bagi investasi di satu sisi, dan lapangan kerja yang tumbuh di sisi yang lain,” ucap Azwar.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *