Sebelumnya Hanya Lima, Ada Enam Jaminan Sosial Buruh dalam Omnibus Law

Foto by Youtube Sekretariat Presiden

Ciptakerja.com – Presiden Joko Widodo, pada masa mudanya sebelum menjadi pengusaha meubel merupakan seorang buruh meubel. Ia tahu betul bagaimana rasanya menjadi seorang buruh. Maka wajar, jika Presiden Jokowi memutuskan untuk menambah program jaminan sosial bagi buruh atau pekerja, yaitu jaminan kehilangan pekerjaan.

Tambahan program jaminan sosial butuh tersebut tertuang dalam Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja yang saat ini tengah pada tahap pembahasan di DPR RI.

Dalam draf RUU Cipta Kerja pemerintah menjelaskan tambahan tersebut pada bagian ketiga tentang Jenis Program Jaminan Sosial. Pemerintah mengubah beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Pada Pasal 18 UU Jaminan Sosial Nasional, Jokowi menambahkan jaminan kehilangan pekerjaan pada poin F. Dengan demikian, terdapat enam jaminan sosial yang diberikan pemerintah dari sebelumnya lima jaminan sosial.

Keenam jaminan sosial yang dimaksud meliputi jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kematian, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

Kehadiran RUU Cipta Kerja sejatinya ditujukan sebagai upaya penciptaan lapangan pekerjaan yang luas dengan cara mereformasi tumpang tindih terkait regulasi investasi dan usaha. Regulasi yang ada saat ini sangat rumit sehingga menyebabkan para investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia dan membuka usaha yang dapat menyerap lapangan kerja yang besar.

Saat ini para investor internasional cenderung melirik negara-negara yang memliki aturan investasi dan ketenagakerjaan yang sederhana dan fleksibel. Di Asia Tenggara, Vietnam adalah negara primadona bagi para investor untuk menanamkan modal dan membuka pabrik-pabrik industri padat karya yang menyerap tenaga kerja yang luas.

Dengan Omnibus Law Cipta Kerja, banyak ekonom dan pakar kebijakan publik menilai bahwa Indonesia bisa berdaya saing dan menjadi tujuan para investor. Untuk itu, RUU Cipta Kerja urgen untuk segera disahkan menjadi UU.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *